Rabu, 15 Juni 2016

Analisis Penulisan Ilmiah Aplikasi Resep Masakan Korea Berbasis Smartphone

Tugas Mata Kuliah Pengelolaan Proyek Sistem Informasi
Analisis Penulisan Ilmiah Aplikasi Resep Masakan Korea Berbasis Smartphone


Anggota Kelompok :
Andhika Septiadi      NPM. 10112751
Bramastio Beavisto   NPM. 11112499
Ibrahim Bintang P     NPM. 13112534
Nada Aviana              NPM. 15112197
Nova Karlasemi         NPM. 15112379

Aplikasi Resep Masakan Korea Berbasis Smartphone ini merupakan aplikasi Android yang berisi informasi mengenai resep-resep masakan Korea. Aplikasi ini dibuat oleh Ibrahim Bintang Perdana. Aplikasi ini berisi menu-menu masakan Korea seperti : sundubujjigae, hotteok, kimchi, tteokbokki, kimbab, japchae,bibimbab, bulgogi, shin ramyun, dan yangnyeom tongdak. Aplikasi ini dibuat dengan menggunakan Adobe Flash Professional CS6 dan Adobe Photoshop CS6 sebagai editor gambar atau objek yang akan dimasukkan ke dalam screen layer pada Adobe Flash Professional CS6.


Aplikasi ini dibuat dengan tujuan agar membantu penggemar masakan Korea untuk memperoleh informasi mengenai resep-resep masakan Korea dan juga dapat membuatnya dengan kreasi sendiri. Informasi seputar aplikasi dan fitur apa saja yang tersedia dalam aplikasi ini adalah informasi mengenairesep makanan Korea yang paling banyak digemari oleh masyarakat Indonesia dan aplikasi ini juga menyediakan fitur berupa link akses ke youtube untuk melihat tutorial video mengenai cara membuat masakan Korea agar lebih memudahkan implementasi dalam memasak dan menyajikan hidangan Korea dengan kreasi sendiri.

Adapun kelebihan dan kekurangan dari Aplikasi Resep Masakan Korea antara lain sebagai berikut :

Kelebihan :
Adapun kelebihan dari aplikasi ini, yaitu :
1. Dengan menggunakan aplikasi ini user dapat melihat dan mengetahui informasi mengenai resep masakan Korea secara langsung tanpa harus browsing melalui internet, karena aplikasi ini bersifat offline jadi aplikasi ini dapat digunakan tanpa harus terhubung dengan internet.
2. Informasi mengenai resep masakan yang terdapat dalam aplikasi ini sangat mudah untuk dipahami.
3. Perpaduan warna yang menarik antara background dan tulisan sehingga terlihat cocok.
4. User juga dapat melihat cara memasak dan penyajian masakan khas Korea melalui Button Youtube di dalam aplikasi(secara online), apabila ada user yang memang masih kurang memahami cara memasak juga penyajiannya dalam bentuk teks.

Kekurangan :
Adapun kekurangan dari aplikasi ini, yaitu :
1. Pada aplikasi ini belum tersedia tombol exit pada setiap halaman informasi yang menampilkan informasi mengenai resep masakan Korea, sehingga apabila user ingin keluar dari aplikasi maka user harus menuju halaman utama terlebih dahulu. Apabila user keluar dari aplikasi secara paksa maka aplikasi tidak akan tertutup sepenuhnya dan aplikasi akan terus berjalan di latar belakang tentunya hal ini akan memperlambat operasi smartphone.
2. Pada aplikasi ini juga belum tersedia menu daftar alamat tempat pembelian bahan makanan untuk memasak masakan Korea tersebut.
3. Pada aplikasi ini belum tersedia tombol yang dapat membuat mute backsound dari aplikasi.
4. Tulisan pada halaman about masih kurang jelas terlihat.

Setelah kelompok kami menganalisis aplikasi ini dan berhasil menemukan kelebihan dan kekurangan dari aplikasi ini maka kami mencoba melengkapi kekurangan dari aplikasi ini. Karena adanya penambahan button menu maka struktur navigasi dari aplikasi ini kami rubah menjadi seperti dibawah ini :
Struktur yang digunakan pada aplikasi ini adalah struktur navigasi Hirarki. Struktur navigasi hierarchi (bercabang) merupakan suatu struktur yang mengandalkan percabangan untuk menampilkan informasi yang berdasarkan kriteria tertentu.Informasi pada halaman utama disebut parent dan informasi pada cabangnya disebut child.
Struktur navigasi ini telah diubah dan dilengkapi, pada bagian menu utama kami menambahkan menu Mute dan exit dan pada setiap halaman kami menambahkan menu daftar list address alamat penjual bahan makanan untuk memasak masakan Korea tersebut. List daftar alamat itu berisi daftar market berdasarkan wilayah dimana user tinggal dan berisi alamat lengkap marketnya.

Berikut ini adalah tampilan screenshoot dari aplikasi yang telah kami lengkapi kekurangannya, antara lain sebagai berikut :
















Sabtu, 04 Juni 2016

HAK ATAS KEKAYAAN INTELEKTUAL

HAKI merupakan hak eksklusif yang diberikan negara kepada seseorang, sekelompok orang, maupun lembaga untuk memegang kuasa dalam menggunakan dan mendapatkan manfaat dari kekayaan intelektual yang dimiliki atau diciptakan. Istilah HAKI merupakan terjemahan dari Intellectual Property Right (IPR), sebagaimana diatur dalam undang-undang No. 7 Tahun 1994 tentang pengesahan WTO (Agreement Establishing The World Trade Organization). Pengertian Intellectual Property Right sendiri adalah pemahaman mengenai hak atas kekayaan yang timbul dari kemampuan intelektual manusia, yang mempunyai hubungan dengan hak seseorang secara pribadi yaitu hak asasi manusia (human right).


Istilah HAKI sebelumnya bernama Hak Milik Intelektual yang selama ini digunakan. Menurut Bambang Kesowo, istilah Hak Milik Intelektual belum menggambarkan unsur-unsur pokok yang membentuk pengertian Intellectual Property Right, yaitu hak kekayaan dari kemampuan Intelektual. Istilah Hak Milik Intelektual (HMI) masih banyak digunakan karena dianggap logis untuk memilih langkah yang konsisten dalam kerangka berpikir yuridis normatif. Istilah HMI ini bersumber pada konsepsi Hak Milik Kebendaan yang tercantum pada KUH Perdata Pasal 499, 501, 502, 503, 504.

Secara garis besar HKI dibagi dalam 2 (dua) bagian,yaitu:
  1. Hak Cipta (copyright);
  2. Hak kekayaan industri (industrial property rights), yang mencakup:
  • Paten (patent);
  • Desain industri (industrial design);
  • Merek (trademark);
  • Penanggulangan praktek persaingan curang (repression of unfair competition);
  • Desain tata letak sirkuit terpadu (layout design of integrated circuit);
  • Rahasia dagang (trade secret).
Prinsip-Prinsip Hak Kekayaan Intelektual
1.     Prinsip Ekonomi, yang akan memberikan keuntungan kepada pemilik yang bersangkutan.
2.     Prinsip Keadilan, yang akan memberikan perlindungan dalam pemilikannya.
3.     Prinsip Kebudayaan, yang akan meningkatkan taraf kehidupan, peradaban dan martabat manusia yang akan memberikan keuntungan bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
4.     Prinsip Sosial, yang akan memberikan perlindungan berdasarkan keseimbangan kepentingan individu dan masyarakat.

Berikut ini merupakan contoh HAKI SOFTWARE :

High Availability and Disaster Recovery Using Virtualization

Abstract

There is disclosed apparatus and processes which address problems in the area of providing high availability and disaster recovery for computing systems and the data in them. These apparatus and processes can be used to provide high availability and disaster recovery for a computing system to be protected. The protected computing systems may be virtual computing systems.













Kesimpulan :
Menurut saya adanya hak intelektual akan menjaga sebuah ciptaan yang tidak berwujud. Sepeti contohnya adalah software. Software bukanlah sebuah benda  yang dapat dipegang wujudya, maka dar itu perlu adanya hak paten agar software ciptaan kita tidak sembarang diklaim oleh orang lain. Adanya HaKI ini akan memberikan perlindungan dan hukumbagi pemiliknya yang secara sengaja menggunakan karya orang lain tanpa izin.

Referensi :
https://patents.google.com/patent/US20100162039A1/en?q=software&q=ha
Nurjanah.staff.gunadarma.ac.id   eprints.undip.ac.id/16220/1/AGNES_VIRA_ARDIAN.pdf




Rabu, 01 Juni 2016

Aplikasi Kamus Pintar Pramuka Berbasis Android


Kebanyakan dari kita mengenal Pramuka dimulai pada saat kita sekolah di tingkat SD. Pramuka dijadikan sebagai ekstrakulikuler dan termasuk juga ke dalam pendidikan non formal di sekolah. Kegiatan kepramukaan merupakan kegiatan yang sangat mengasyikan tentunya, karena dalam pramuka kita diajarkan berbagai hal seperti kedisiplinan, kekompakan team dan kreatifitas. Dengan mengikuti kegiatan pramuka kita dapat belajar sambil bermain di alam, tentunya pengalaman yang akan didapatkan sangatlah berbeda.

Dalam kegiatan pramuka diajarkan berbagai materi antara lain seperti : Kode Kehormatan, Sandi Pramuka, Tali-temali, Simpul-simpul dan tanda jejak. Jika kita mengikuti kegiatan ekstrakulikuler pramuka, maka pembimbing memberikan buku yang berisi materi-materi yang mencakup hal-hal di atas. Namun banyak sekali anggota pramuka yang kurang tertarik untuk membaca buku dikarenakan malas untuk membaca dan seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa saat ini anak-anak telah terhipnotis oleh kehadiran gadget. Gadget saat ini seakan-akan telah menjadi candu, karena informasi apapun dapat mereka dapatkan dengan mudah hanya dengan melalui gadget. Nah, maka dari itu saya tertarik nih membuat suatu aplikasi android yang berisi informasi materi-materi yang berkaitan dengan kegiatan pramuka. Aplikasi ini saya beri nama "Aplikasi Kamus Pintar Pramuka", yang berisi materi seperti : Kode Kehormatan, Sandi Pramuka, Tali-temali, simpul-simpul dan tanda jejak.

1. Kode Kehormatan

 Menu Kode Kehormatan pada aplikasi ini berisi kode kehormatan pramuka untuk golongan siaga, penggalang dan penegak. Kode Kehormatan berisi Dwisatya dan Dwidarma.

2. Sandi Pramuka

Menu Sandi Pramuka pada aplikasi ini berisi 5 macam sandi dalam pramuka seperti : sandi semaphore, sandi morse, sandi A-N, sandi A-Z, dan sandi angka. Pada menu sandi semaphore berisi terjemahan huruf alfabet dengan menggunakan bendera semaphore. Pada menu sandi morse berisi terjemahan huruf alfabet dengan menggunakan titik dan garis serta dilengkapi suara peluit, Pada menu sandi A-N dan sandi A-Z menerjemahkan alfabet berdasarkan urutan. Pada menu sandi angka berisi terjemahan huruf alfabet dengan angka.

3. Tali-temali



















Menu Tali-temali berisi materi dan gambar mengenai ikatan tali seperti : ikatan canggah, ikatan kaki tiga, ikatan palang, ikatan silang, ikatan tambat dan ikatan turki. Dari masing-masing ikatan dilengkapi informasi dengan gambar dan cara membuatnya.

4. Simpul-simpul



















Menu Simpul-simpul berisi materi dan gambar mengenai simpul-simpul seperti : simpul mati, simpul anyam, simpul erat, simpul kursi, simpul penarik. simpul ujung tali, simpul penarik dan simpul laso. Dari masing-masing simpul dilengkapi informasi dengan gambar dan cara membuatnya.

Nah, begitu deh penjelasan singkat dari aplikasi ini .. kalau kalian berminat untuk menggunakan aplikasi ini email aja ke : novakarlasemi@gmail.com FREE !!

Sabtu, 07 Mei 2016

Kriteria Manager Proyek Yang Baik

Manager adalah orang atau seseorang yang harus mampu membuat orang-orang dalam organisasi yang berbagai karakteristik, latar belakang budaya, akan tetapi memiliki ciri yang sesuai dengan tujuan (goals) dan teknologi (technology). Dan tugas seorang manager adalah bagaimana mengintegrasikan berbagai macam variabel (karakteristik, budaya, pendidikan dan lain sebagainya) kedalam suatu tujuan organisasi yang sama dengan cara melakukan mekanisme penyesuaian.

Proyek merupakan gabungan seperti sumber daya manusia, material, machine dan modal/biaya dalam suatu wadah organisasi sementara untuk mencapai tujuan dalam sasaran dan tujuan. Sifat dari suatu proyek adalah bersifat sementara dan dalam kurun waktu yang dibatasi. Suatu proyek biasanya terjadi karena suatu keperluan yang mendesak karena tuntutan pengembangan dari suatu lokasi tertentu.

Seorang manager proyek merupakan seorang professional dalam bidang manajemen proyek. Manajer proyek memiliki tanggung jawab untuk melakukan perencanaan, pelaksanaan dan penutupan sebuah proyek yang biasanya berkaitan dengan bidang industri kontruksi, arsitektur, telekomunikasi dan informasi teknologi. Untuk menghasilkan kinerja yang baik, sebuah proyek harus dimanage dengan baik oleh manajer proyek yang berkualitas baik serta memiliki kompetensi yang disyaratkan. Lalu apa saja kompetensi yang dimaksud?
Seorang manajer proyek yang baik harus memiliki kompetensi yang mencakup unsur ilmu pengetahuan (knowledge), kemampuan (skill) dan sikap (attitude). Ketiga unsur ini merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan proyek. Sebuah proyek akan dinyatakan berhasil apabila proyek dapat diselesaikan sesuai dengan waktu, ruang lingkup dan biaya yang telah direncanakan. 

Manajer proyek merupakan individu yang paling menentukan keberhasilan atau kegalan proyek. Karena dalam hal ini manajer proyek adalah orang yang memegang peranan penting dalam mengintegrasikan, mengkoordinasikan semua sumber daya yang dimiliki dan bertanggung jawab sepenuhnya atas kenberhasilan dalam pencapaian sasaran proyek.

Untuk menjadi manajer proyek yang baik, terdapat 9 ilmu yang harus dikuasai. 

Adapun ke sembilan ilmu yang dimaksud antara lain :
1. Manajemen Ruang Lingkup
2. Manajemen Waktu
3. Manajemen Biaya
4. Manajemen Kualitas
5. Manajemen Sumber Daya Manusia
6. Manajemen Pengadaan
7. Manajemen Komunikasi
8. Manajemen Resiko
9. Manajemen Integrasi

Setidaknya, ada 3 (tiga) karakteristik yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat kualifikasi seseorang untuk menjadi Manajer Proyek yaitu:
• Karakter Pribadinya
• Karakteristik Kemampuan Terkait dengan Proyek yang Dikelola
• Karakteristik Kemampuan Terkait dengan Tim yang Dipimpin

Karakter Pribadinya
1. Memiliki pemahaman yang menyeluruh mengenai teknis pekerjaan dari proyek yang dikelola olehnya.
2. Mampu bertindak sebagai seorang pengambil keputusan yang handal dan bertanggung jawab.
3. Memiliki integritas diri yang baik namun tetap mampu menghadirkan suasana yang mendukung di lingkungan tempat dia bekerja.
4. Asertif
5. Memiliki pengalaman dan keahlian yang memadai dalam mengelola waktu dan manusia.

Karakteristik Kemampuan Terkait dengan Proyek yang Dikelola
1. Memiliki komitmen yang kuat dalam meraih tujuan dan keberhasilan proyek dalam jadwal, anggaran dan prosedur yang dibuat.
2. Pelaksanakan seluruh proses pengembangan proyek IT sesuai dengan anggaran dan waktu yang dapat memuaskan para pengguna/klien.
3. Pernah terlibat dalam proyek yang sejenis.
4. Mampu mengendalikan hasil-hasil proyek dengan melakukan pengukuran dan evaluasi kinerja yang disesuaikan dengan standar dan tujuan yang ingin dicapai dari proyek yang dilaksanakan.
5. Membuat dan melakukan rencana darurat untuk mengantisipasi hal-hal maupun masalah tak terduga.
6. Membuat dan menerapkan keputusan terkait dengan perencanaan.
7. Memiliki kemauan untuk mendefinisikan ulang tujuan, tanggung jawab dan jadwal selama hal tersebut ditujukan untuk mengembalikan arah tujuan dari pelaksanaan proyek jika terjadi jadwal maupun anggaran yang meleset.
8. Membangun dan menyesuaikan kegiatan dengan prioritas yang ada serta tenggat waktu yang ditentukan sebelumnya.
9. Memiliki kematangan yang tinggi dalam perencanaan yang baik dalam upaya mengurangi tekanan dan stres sehingga dapat meningkatkan produktifitas kerja tim.
10. Mampu membuat perencanaan dalam jangka panjang dan jangka pendek.

Karakteristik Kemampuan Terkait dengan Tim yang Dipimpin
1. Memiliki kemampuan dan keahlian berkomunikasi serta manajerial.
2. Mampu menyusun rencana, mengorganisasi, memimpin, memotivasi serta mendelegasikan tugas secara bertanggung jawab kepada setiap anggota tim.
3. Menghormati para anggota tim kerjanya serta mendapat kepercayaan dan penghormatan dari mereka.
4. Berbagi sukses dengan seluruh anggota tim.
5. Mampu menempatkan orang yang tepat di posisi yang sesuai.
6. Memberikan apresiasi yang baik kepada para anggota tim yang bekerja dengan baik.
7. Mampu mempengaruhi pihak-pihak lain yang terkait dengan proyek yang dipimpinnya untuk menerima pendapat-pendapatnya serta melaksanakan rencana-rencana yang disusunnya.
8. Mendelegasikan tugas-tugas namun tetap melakukan pengendalian melekat.
9. Memiliki kepercayaan yang tinggi kepada para profesional terlatih untuk menerima pekerjaan-pekerjaan yang didelegasikan darinya.
10.Menjadikan dirinya sebagai bagian yang terintegrasi dengan tim yang dipimpinnya.
11.Mampu membangun kedisiplinan secara struktural.
12.Mampu mengidentifikasi kelebihan-kelebihan dari masing-masing anggota tim serta memanfaatkannya sebagai kekuatan individual.
13.Mendayagunakan setiap elemen pekerjaan untuk menstimulasi rasa hormat dari para personil yang terlibat dan mengembangkan sisi profesionalisme mereka.
14.Menyediakan sedikit waktu untuk menerima setiap ide yang dapat meningkatkan kematangan serta pengembangan dirinya.
15.Selalu terbuka atas hal-hal yang mendorong kemajuan.
16.Memahami secara menyeluruh para anggota tim yang dipimpinnya dan mengembangkan komunikasi efektif di dalamnya.

Jadi, seorang manajer proyek yang baik juga harus mempersiapkan dan melengkapi kemampuan diri sendiri yang bisa diperoleh melalui kursus manajemen proyek. Adapun panduan referensi standart internasional yang kerap dipergunakan dalam bidang manajemen proyek adalam PMBOK (Project Management Body Of Knowledge). Setelah seorang manajer proyek dirasa cukup menguasai bidang pekerjaan yang sedang dijalani, maka disarankan untuk dapat mengambil sertifikasi manajemen proyek. Mereka yang berhasil mendapatkan sertifikasi ini akan memperoleh gelar PMP (Project Management Professional) dibelakang namanya sebagai bukti dimilikinya kemampuan terkait.

Referensi : 

http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/04/kriteria-manajer-proyek-yang-baik/

COCOMO (Constructive Cost Model)

COCOMO merupakan singkatan dari Constructive Cost Model yaitu algortima model estimasi biaya perangkat lunak yang dikembangkan dan diterbitkan oleh Barry Boehm. COCOMO adalah model konstruktif biaya dan dikembangkan di TRW / Northrop-Grumman pada tahun 2002. Satu hasil observasi yang paling penting dalam model ini adalah bahwa motivasi dari tiap orang yang terlibat ditempatkan sebagai titik berat. Hal ini menunjukkan bahwa kepemimpinan dan kerja sama tim merupakan sesuatu yang penting, namun demikian poin pada bagian ini sering diabaikan. COCOMO adalah model terbuka, sehingga semua detail dipublikasikan, termasuk :
1.      Dasar persamaan perkiraan biaya.
2.      Setiap asumsi yang dibuat dalam model.
3.      Setiap definisi.
4.      Biaya yang disertakan dalam perkiraan dinyatakan secara eksplisit

Jenis-Jenis COCOMO terdiri dari 3 jenis, yaitu :
1.     Model COCOMO Dasar
        Model COCOMO dapat diaplikasikan dalam tiga tingkatan kelas:
a.       Proyek organik (organic mode)
Proyek organik merupakan proyek dengan ukuran relatif kecil, dengan anggota tim yang sudah berpengalaman, dan mampu bekerja pada permintaan yang relatif fleksibel.
b.      Proyek sedang (semi-detached mode)
Proyek sedang merupakan proyek yang memiliki ukuran dan tingkat kerumitan yang sedang, dan tiap anggota tim memiliki tingkat keahlian yang berbeda.
c.       Proyek terintegrasi (embedded mode)
Proyek terintegrasi merupakan proyek yang dibangun dengan spesifikasi dan operasi yang ketat
Model COCOMO dasar ditunjukkan dalam persamaan 1, 2, dan 3 berikut ini: 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjOJI3jODLCbJiKGadDSmucm5rhEeVcgdguA7_S5Hho1L8om_TQ8NftDc1NCCiqTaFuDhEU42qvBAEq9B1dpLX8o8N2soWjMn7RCvb8ppk4Pjk580qq_u5ih2kTIHFzob6A0TOjLEE-Ql5L/s1600/c1.jpg
                                       
Keterangan:
E : besarnya usaha (orang-bulan)
D : lama waktu pengerjaan (bulan)
KLOC : estimasi jumlah baris kode (ribuan)
P : jumlah orang yang diperlukan.
2.     Model COCOMO Lanjut (Intermediate COCOMO) 
Pengembangan model COCOMO adalah dengan menambahkan atribut yang dapat menentukan jumlah biaya dan tenaga dalam pengembangan perangkat lunak, yang dijabarkan dalam kategori dan subkatagori sebagai berikut:
·        Atribut produk (product attributes)
1)     Reliabilitas perangkat lunak yang diperlukan (RELY)
2)     Ukuran basis data aplikasi (DATA)
3)     Kompleksitas produk (CPLX)
·        Atribut perangkat keras (computer attributes)
1)     Waktu eksekusi program ketika dijalankan (TIME)
2)     Memori yang dipakai (STOR)
3)     Kecepatan mesin virtual (VIRT)
4)     Waktu yang diperlukan untuk mengeksekusi perintah (TURN)
·        Atribut sumber daya manusia (personnel attributes)
1)     Kemampuan analisis (ACAP)
2)     Kemampuan ahli perangkat lunak (PCAP)
3)     Pengalaman membuat aplikasi (AEXP)
4)     Pengalaman penggunaan mesin virtual (VEXP)
5)     Pengalaman dalam menggunakan bahasa pemrograman (LEXP)
·        Atribut proyek (project attributes)
1)     Penggunaan sistem pemrograman modern(MODP)
2)     Penggunaan perangkat lunak (TOOL)
3)     Jadwal pengembangan yang diperlukan (SCED) 
Persamaan: 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhVnBdhpBsUjlNAmge3D-gZ0TczMGZjAQBLOGX_e7BR3JC8oR7VpoelrSE-l0UiaQpF4wyjkqMCmlZqmW-TxrqLQcNooGh6UM3MmZMGnnOvZNll42is_Pm6nvjM_F-CnMWavRwFlctspl0Z/s1600/c4.jpg
Keterangan :
E : besarnya usaha (orang-bulan)
KLOC : estimasi jumlah baris kode (ribuan)
EAF : faktor hasil penghitungan dari sub-katagori di atas.

3.      Model COCOMO II (Complete atau Detailed COCOMO model)
Model COCOMO II, pada awal desainnya terdiri dari 7 bobot pengali yang relevan dan kemudian menjadi 16 yang dapat digunakan pada arsitektur terbarunya.  Sama seperti COCOMO Intermediate (COCOMO81), masing-masing sub katagori bisa digunakan untuk aplikasi tertentu pada kondisi very low, low, manual, nominal, high maupun very high. Masing-masing kondisi memiliki nilai bobot tertentu. Nilai yang lebih besar dari 1 menunjukkan usaha pengembangan yang meningkat, sedangkan nilai di bawah 1 menyebabkan usaha yang menurun. Kondisi Laju nominal (1) berarti bobot pengali tidak berpengaruh pada estimasi. Maksud dari bobot yang digunakan dalam COCOMO II, harus dimasukkan dan direfisikan di kemudian hari sebagai detail dari proyek aktual yang ditambahkan dalam database.


Sumber :

Kamis, 07 April 2016

Tugas softskill kedua

Nova Karlasemi
15112379
4KA01

Tugas softskill kedua

1.      Cyber Crime
Cyber Crime atau yang biasa disebut dengan kejahatan dunia maya, bisa dikatakan bahwa cyber crime ini merupakan suatu tindak kejahatan yang dilakukan pada komputer atau jaringan computer. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang begitu pesat membuat manusia semakin pintar dalam menggunakan teknologi komputer sehingga menimbulkan dampak baik positif maupun negatif. Dampak positifnya yaitu banyak manusia yang memanfaatkan teknologi komputer secara baik sesuai kebutuhannya dan menciptakan penemuan-penemuan terbaru  dari teknologi komputer tersebut namun disamping dampak positif nya, ada juga dampak negatif yang timbul yaitu banyak manusia juga yang menyalahgunakan penggunaan teknologi komputer yang kemudian berkembang menjadi suatu aktivitas kejahatan di dunia maya atau yang biasa di sebut dengan cyber crime.
Seperti yang telah kita ketahui bahwa bukan di dunia nyata saja ada kasus-kasus kejahatan namun seiring dengan berkembangnya teknologi maka timbul juga kejahatan-kejahatan dunia maya. Contoh dari cyber crime yang paling banyak terjadi yaitu penggunaan akun seseorang untuk hal yang menjatuhkan nama baik orang tersebut atau pengambilan id user atau password dengan cara yang tidak sehat untuk kepentingan lain. Salah satu contohnya lagi yaitu menyebarkan virus, worm atau Trojan dengan tujuan untuk melumpuhkan system computer untuk memperoleh data-data dari system komputer korban dan untuk mencemarkan nama baik korban.

2.      Cyber Law
Cyber law lahir untuk melindungi para korban dari kejahatan cyber crime. Dimana cyber law merupakan badan hukum yang membatasi prilaku kejahatan yang dilakukan pada komputer ataupun jaringan komputer ataupun kejahatan dunia maya melalui internet. Cyber law mencangkup hak cipta, merek dagang, fitnah, virus, hacking, privasi, akses illegal dan segala macam bentuk kejahatan di dunia maya.
Contoh dari keberadaan cyber law saat ini yaitu pada salah satu kasus penyebaran virus yang disengaja oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, dengan maksud untuk merusak system jaringan komputer dan mencuri data-data penting user. Penyalahgunaan akun dengan cara mengambil hak akses pada suatu akun sehingga pelaku cyber crime dapat mencuri id dan password sehingga dapat dengan mudah mengakses akun tersebut yang kemudian dia menyebarkan pesan palsu yang mengatasnamakan nama korban dengan kasus untuk mentranfer sejumlah uang. Tim keamanan media sosial sudah membuang infeksi tersebut namun perihal hukuman yang akan diberikan kepada pelaku cyber crime masih belum ada kepastian. Adapun hukum yang dapat menjerat para penyebar virus tersebut tercantum pada UU ITE Pasal 33 yaitu setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum melakukan tindakan apapun yang mengakibatkan terganggunya system elektronik dan atau mengakibatkan system elektronik menjadi tidak bekerja sebagaimana mestinya.

3.      Cyber Threats
Seperti yang telah kita ketahui bersama threats itu berarti ancaman, maka bisa disimpulkan bahwa cyber threats adalah suatu ancanam terhadap pengguna komputer melalui sistem komputer. Contoh dari cyber threats adalah adware, adware merupakan suatu program yang dibuat untuk menampilkan materi iklan kepada pengguna komputer yang berisi materi yang tidak diharapkan oleh pengguna komputer. Adware biasanya dikemas dalam suatu aplikasi yang kurang begitu terkenal dan memaksakan kehendak pengguna untuk menginstal aplikasi tanpa sepengetahuan pengguna, jika adware sudah terinstal pada sistem beberapa diantaranta akan melakukan monitoring terhadap pengguna untuk menentukan materi iklan yang paling baik untuk ditampilkan kepada komputer.

4.      Cyber Sequrity
Kalau kita berbicara tentang sequrity pastilah berkaitan dengan suatu perlindungan. Perlindungan juga dapat dilakukan pada jaringan internet atau yang bisa disebut dengan cyber sequrity. Cyber sequrity ini merupakan suatu upaya melindungi informasi dari adanya kejahatan cyber crime. Perlindungan ini ditujukan untuk menangkal kejahatan di dunia maya seperti pencurian data, penyebaran informasi palsu, sampai pada pembobolan bank. Contoh dari penggunaan cyber sequrity ini adalah Virus merupakan ancaman keamanan yang tidak bisa kita remehkan. Virus memiliki banyak karakteristik dan mampu menghancurkan data-data penting bahkan sistem yang ada. Karena itu proteksi terhadap virus ini sangat penting. Salah satu cara yang mudah menangkal virus adalah menggunakan software antivirus dan berhati – hati jika kita memindahkan data dari media penyimpanan.

5.      Cyber Attacks
Cyber Attack adalah semua jenis tindakan yang sengaja dilakukan untuk mengganggu kerahasiaan (confidentiality), integritas (integrity), dan ketersedian (availability) informasi. Tindakan ini bisa ditujukan untuk mengganggu secara fisik maupun dari alur logic sistem informasi. Contoh dari cyber attacks adalah penggelapan uang di bank melalui komputer. Pada kasus tersebut, kasus ini modusnya adalah murni criminal, kejahatan jenis ini biasanya menggunakan internet hanya sebagai sarana kejahatan.

Contoh kasus cyber crime :

Salah satu contoh kasus dari cyber crime terjadi di Indonesia yaitu kasus cyber crime terhadap kejahatan prostitusi online. Kasus yang menjerat artis AA dalam bisnis prostitusi online yang tergolong dalam jenis Cybercrime yang menyebarkan konten pornography  yaitu Cyber Pornography.
Kasatreskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Yulius Audie Sonny Latuheru berhasil meringkus aksi jejaring kegiatan yang di sangkakan kepada saudari AA selaku Mucikari dari kasus perdagangan manusia dan menetapkan AA sebagai tersangka dalam aksi prostitusi online.
Prostisuti online ini dilakukan dengan melalui komunikasi melalui dunia maya yang kemudian berlanjut melalui telepon genggam lewat aplikasi whatsapp atau BBM. Mucikari kemudian menawarkan sejumlah PSK yang ternyata juga ada nama-nama artis dengan bayaran minimal Rp. 80 juta hingga Rp- 200 juta. Dengan harga fantastis itu bukan untuk pesan satu hari penuh. RA memberi batas waktu tiga jam alias short time untuk PSK-PSK yang dia jajakan. Adapun pro dan kontra yang menjadi sorotan media dalam tindakan prostitusi online yang dilakukan saudari RA sebagai Mami/Mucikari Artis  yang Bisa Dijerat UU ITE berikut pro kontra yang tersampaikan melalui media massa sebagai berikut. Pakar hukum pidana Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Chairul Huda menilai artis berinisial AA tidak bisa dipidana  Pasalnya belum ada instrumen hukum yang dapat menjerat para pelaku prostitusi sekalipun penjaja seks media online. Namun, RA selaku mucikari dari artis AA dapat dipidana lantaran menjadi penyelenggara terjadinya peristiwa yang melanggar kesusilaan. terhadap perbuatan yang telah memudahkan seseorang untuk melakukan pelanggaran asusila. Jadi Sebenarnya yang dilarang adalah kegiatan kesusilaan, dan dengan adanya Undang-Undang nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elekronik (ITE) serta Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Pornografi, dapat dijadikan sebuah bahan tambahan yang dapat  untuk menjerat para pelaku prostitusi tersebut.
Prostitusi online sebagai kejahatan cyber crime merupakan kejahatan jual beli perdagangan manusia dalam kegiatan kasus  tawar menawar yang bersendikan pada pelayanan penikmat jasa yang pelancaran nya bersendikat pada dunia maya atau jejaring  internet sebagai media penyambung dalam meluruskan aksi kejahatan tersebut. Berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik yang mengatur tentang Prostitusi diatur dalam Pasal 27 Ayat (1) yang berbunyi: “Barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan”.Dan sebagaimana telah diatur dalam Buku II KUH Pidana Bab XIV tentang Kejahatan Terhadap Kesusilaan dan Buku III KUH Pidana Bab II tentang Pelanggaran Ketertiban Umum.
Berikut penjelasan mengenai Tindak Pidana tentang Prostitusi yang terdapat dalam KUHP:
1.      Pasal 296 Buku II KUH Pidana tentang Kejahatan Terhadap Kesusilaan, yang berbunyi :“Barang Siapa yang pencahariannya atau kebiasaannya yaitu dengan sengaja mengadakan atau memudahkan perbuatan cabul dengan orang lain di hukum penjara selama-lamanya satu tahun empat bulan atau denda sebanyak –banyaknya Rp15.000,-(KUHP 37,292,295s,298)”.
2.      Pasal 506 Buku III KUH Pidana tentang Pelanggaran Ketertiban Umum, yang berbunyi:
“Barang siapa mengambil keuntungan dari perbuatan cabul seorang wanita (mucikari) dan menjadikannya sebagai mata pencaharian, diancam dengan pidana kurungan paling lama satu tahun”.
Adapun definisi tentang Prostitusi itu sendiri terhadap kejahatan perdagangan manusia yang menurut gambaran Prostitusi di Indonesia ialah sebagai tindakan perbuatan kejahatan terhadap moral/kesusilaan dan merupakan sebuah kegiatan yang ilegal dan bersifat melawan hukum. Dalam ratifikasi perundang-undangan RI Nomor 7 Tahun 1984, perdagangan perempuan dan prostitusi dimasukan sebagai bentuk kekerasan terhadap perempuan.

sumber :
http://news.okezone.com/read/2015/05/11/338/1147875/ra-mucikari-artis-aa-bisa-dijerat-uu-ite
http://www.hukumonline.com/berita/baca/lt554613f24a645/prostitusi-online-tidak-bisa-dikenakan-uu-ite



Kenapa anda dianjurkan menggunakan software open source dalam membuat aplikasi ??

Jika kita berbicara mengenai 'OPEN SOURCE' mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kita. Banyak sekali saat ini software open source yang dapat kita dapatkan dengan mudah lalu kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk lebih jelasnya, Open Source itu adalah sebuah akuisisi pada sebuah Software dan juga source yang mana Software tersebut boleh dipakai, diubah, dikembangkan sesuai dengan kehendak pemakai. Saat ini software open source sudah menyebar di setiap tempat dan dapat didistribusikan secara gratis namun harus ingat kita tetap harus mencantumkan nama pembuatnya ya. Sudah tidak asing lagi kalau saat ini sudah banyak bidang bisnis yang tertarik dengan open source. Karena dengan open source pembisnis dapat lebih mudah dalam membuat software, mengubah, dan mengembangkan softwarenya.

Lalu kenapa kita dianjurkan untuk menggunakan software open source dalam pembuatan software ? apa yang menjadi kelebihan open source sampai kita dianjurkan menggunakannya ? oke untuk menjawab pertanyaan itu kita akan membahas lebih jelasnya. Dengan menggunakan open source, kita tidak perlu lagi membuat segala sesuatunya dari awal namun kita bisa memanfaatkan teknologi open source yang sudah ada dengan cara memodifikasi sesuai dengan yang kita butuhkan dan mendistribusikannya selama dianggap tidak melanggar lisensi yang tertera. Dengan menggunakan Open Source, karya yang kita jual akan memiliki harga yang terjangkau. Jadi, penikmat karya kita bukan hanya kaum menengah ke atas, tapi juga masyarakat menengah ke bawah. Hal ini justru akan melejitkan kesuksesan kita. Jangan pernah berpikir bahwa dengan Open Source kita tidak akan bisa sukses. Lihat saja Google dan Facebook. Mereka menggunakan teknologi Open Source, tapi apakah mereka sukses menjalankan bisnis nya hingga saat ini.

Dalam penggunaannya, open souce tentu memiliki keuntungan dan kerugian tersendiri. Adapun keuntungan dari penggunaan Open Source antara lain :
1. Lisensi Gratis, sehingga tidak memerlukan biaya tambahan untuk pembelian lisensi Software. dan kita tidak lagi terikat pada satu vendor Software dan membeli lisensi.
2. Keberadaan Bug/Error dapat segera terdeteksi dan diperbaiki karena Software tersebut dikembangkan oleh banyak orang ataupun pemakai, karena secara tidak langsung telah dievaluasi oleh banyak pemakai (End-User).
3. Banyaknya tenaga (SDM) untuk mengerjakan & mengembakan proyek Open Source, karena biasanya proyek Open Source menarik banyak developer. Konsep dalam sebuah proyek Open Source adalah dikembangkan oleh banyak pengembang dan organisasi di seluruh dunia. Melalui komunitas besar dengan banyak konsep-konsep ini Software Open Source tumbuh menjadi standar internasional yang terbuka dan memiliki daya inter-operabilitas yang baik. Dan dalam proyek closed source atau tertutup, pengembangan dilakukan tertutup oleh vendor, sedangkan pada proyek Open Source banyak orang yang berpartisipasi mengembangkan fiturnya dan orang-orang ini bukanlah orang sembarangan melainkan mereka yang ahli dibidangnya. Hal ini memungkinkan peningkatan kualitas fungsional Software Open Source.
4. Pengguna dapat langsung ikut serta dalam pengembangan Program, karena pengguna memiliki source code.
5. Software dapat dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan dari pengguna tanpa menyalahi EULA.
6. Cross Platform dan Kompatible, biasanya Software Open Source tersedia di berbagai Sistem Operasi contohnya : XAMPP (Software WebServer & Database Management) tersedia di Windows maupun Linux, NetBeans (Software untuk membuat Software Java & Java Mobile) tersedia di Windows maupun Linux, Eclipse (Software untuk membuat Software Android) tersedia di Windows maupun Linux, Compiere (Software ERP) tersedia di Windows maupun Linux, dan lain-lain.
7. Legal, dan tidak melanggar undang-undang hak cipta serta aman dari razia penggunaan dan pembajakan Software illegal.
8. Software Ope nSource bebas dari Malware (Virus/Worm/Trojan) dibanding Software Illegal hasil Crack, Patch ataupun dari Keygen.
9. Jika Software Open Sourceyang kita gunakan perusahaannya mengalami kebangkrutan, maka tidak menimbulkan kerugian materiil bagi pemakainya, lain halnya pada Software Komersiil, pasti pemakainya harus membeli Software baru.
10. Terkadang keahlian kita akan terasah dengan memakai Software Open Source.
11. Dapat menghasilkan produk yang tidak kalah bagus dengan hasil dari Software yang berlisensi. Jika dijual maka keuntungan dari penjualan produk lebih besar.
12. Sebagian Software Open Source tidak menguras sumber daya pemakaian komputer.


Disamping segudang kelebihan tersebut, juga terselip beberapa kekurangan dari Open Source ini, antara lain :
1. Memunculkan celah awal ketika sumbe code masih mentah dan pengembangan dasar masih dalam pembangunan.
2. Masalah yang berhubungan dengan intelektual property. Pada saat ini, beberapa negara menerima Software dan algoritma yang dipatentkan. Hal ini sangat sulit untuk diketahui jika beberapa motede utama untuk menyelesaikan masalah Software di patenkan sehingga beberapa komunitas dapat dianggap bersalah dalam pelanggaran intelektual property.
3. Kurangnya Sumber Daya Manusia yang dapat menggunakan dan memanfaatkan Open Source. Salah satu keuntungan utama dari gerakan adalah adanya ketersediaan code. Namun ketersediaan ini menjadi sia-sia apabila SDM yang ada tidak dapat menggunakannya, tidak dapat mengerti code tersebut. SDM yang ada ternyata hanya mampu produk saja. Jika demikian, maka tidak ada bedanya produk dan yang proprietary dan tertutup.
4. Tidak adanya perlindungan terhadap HAKI.
5. Perkembangan Software tergantug dari sekumpulam manusia itu sendiri.
6. Tidak ada garansi dari pengembangan, sumber code masih mentah dan pengembangan dasar masih dalam pembangunan.
7. Kesulitan dalam mengetahui status project : Tidak banyak iklan bagi Open Source Software, biasanya beberapa project secara tidak langsung ditangani oleh perusahaan yang mampu berinvestasi dan melakukan merketing.
8. Tidak adanya proteksi terhadap Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI)
Kebanyakan orang masih menganggap bahwa code merupakan aset yang harus dijaga kerahasiannya. Hal ini dikaitkan dengan besarnya usaha yang sudah dikeluarkan untuk membuat produk tersebut. Karena sifatnya yang terbuka, dapat di-abuse oleh orang-orang untuk mencuri ide dan karya orang lain.

sumber : 

http://awansembilan.blogspot.com/2011/03/mengapa-harus-open-source.html
http://highpecundang.blogspot.com/2011/03/mengapa-harus-open-source.html
http://itservicesqb.com/?choose=4